Mahasiswa Biologi, Mahasiswa yang Peduli Vegetasi Mangrove

IMG_9219_800x533Menurut Steenis (1978) Hutan Bakau adalah vegetasi hutan yang tumbuh diantara garis pasang surut. Menurut data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha (2006). Sedang menurut FAO (2007) pada tahun 2005 Indonesia memiliki hutan mangrove seluas 3 juta ha. Sayangnya rekor alam Indonesia ini diikuti pula dengan rekor kerusakan hutan bakau terbesar. Dari tahun ke tahun luas hutan mangrove Indonesia menurun dengan drastis. Bahkan menurut sebuah data, hutan mangrove yang telah ter-deforestasi sehingga dalam kondisi rusak berat mencapai 42%, rusak mencapai 29%, kondisi baik sebanyak < 23% dan hanya 6% saja yang kondisinya sangat baik.

IMG_9391_800x533

Oleh karena itu pada Minggu, 14 Juni 2015 segenap mahasiswa FMIPA UAD khususnya prodi Biologi berkesempatan untuk melakukan penanaman spesies vegetasi magrove di muara sungai opak (Pantai Baros). Acara ini terselenggara atas kerjasama dari departemen psdm bem fmipa dan divisi pbsdm berbagai hmps prodi salah satunya prodi biologi. H-1 pelaksanaan telah diadakan TM (Technical meeting) dengan membagi peserta menjadi beberapa kelompok dan menyampaiakan berbagai keperluan yang harus dibawa. Teriknya panas matahari hari itu tidak mengurangi semangat para mahasiswa, dengan dibekali beberapa pengertian dan cara penanaman yang baik para peserta mendengarkanya dengan seksama. Setelah pembekalan para peserta dibagikan bibit tanaman salah satunya adalah Avicennia sp. yang merupakan spesies yang paling bagus ditanam untuk mencegah erosi dari air laut. Peserta mulai berjalan untuk menuju lokasi penanaman mangrove selanjutnya. tidak hanya disuguhkan pemandangan air yang indah namun semilir angin yang berhembus kuat membuat suasana tidak begitu terik dan panas, satu persatu kelompok turun menuju daerah eksekusi. Setelah memilih tempat yang masih kosong, dengan hati hati agar tidak menginjak mangrove mangrove kecil yang berada di samping kiri kanan segera peserta memulai untuk menanam mangrove. Celana basah pun tidak kami hiraukan, yang terpenting adalah bagaimana indonesia bisa bebas dari abrasi dan keberadaan mangrove di indonesia masih dapat dinikmati oleh para generasi penerus bangsa. Alangkah indahnya jika kita bisa menikmati hasilnya kelak.. bersusah susah dahulu bersenang senang kemudian. jaga terus hutan kita. salam lestari. (kominfo-el)

Leave a Reply